Kerabat dan sanak famili terus berdatangan ke Kediaman rumah dokter yang dikabarka hilang, di Perumahaan Bukit Sejahtera (Poligon) (Palembang), Jumat (21/2/2020).

Para keluarga dan kerabat begitu senang setelah mendapat kabar sang dokter dalam keadaan sehat.
Sang kakak dokter, Ayu menjelaskan, tidak ada kabar adiknya tersebut, karena di tempatnya sekarang tak memiliki sinyal.
"Sampai sekarang masih telponan aja belum vidio call dan segala macam karena terhalang sinyal," kata Ayu.
Sebelumnya, kabar hilangnya dokter cantik Nurshabina (27) mendapatkan titik terang hari ini Jumat (21/2).
Hal itu disampaikan Ayu (34) kakak dari Dokter tersebut di kediaman ayahnya di Bukit Sejahtera Kec Ilir Barat 1 Kota Palembang.
" Sudah, adik saya udah ngabarin kemarin ke saya sampe sekarang pun dia telponan tadi sama mama," Ucap Ayu saat ditemui di rumahnya.
Dirinya pun menyatakan bahwa sang adik kaget melihat pemberitaan yang viral itu, sehingga langsung memberi kabar kepadanya.
" Adik saya kemaren kaget kan dirinya viral jadi dia nelfon saya. Ngomong kalau dia sehat dan dalam keadaan baik- baik saja,” ucapnya.
Untuk kepulangan Nurshabina itu sendiri dirinya belum tahu kapan sang adik pulang, lantaran sang adik sedikit malu karena berita yang menyebar tersebut.
" Belum tau kapan pulang, biarkan saja dulu dia juga kan masih mau refreshing katanua yang penting sehat walafiat dan ada kabar," ujarnya.
Saat mendekati sang ibu dokter bernama Ani, dirinya hanya menyatakan meminta awak media untuk berhenti mengekspos berita anaknya tersebut.
Karena Ani merasa takut, anaknya semakin malu untuk pulang.
" Jadilah nak jangan liput lagi, nanti anak aku malu mau pulang, yang penting kami sudah komunikasi trus dan dia masih pengen refreshing," ujarnya. lemas sembari masuk ke kamar.
Diakhir wawancara, Ayu menyampaikan bahwa yang memberikan info mengenai adiknya telah ada kabar adalah dirinya sendiri.
Kediaman dokter Nur yang menghilang di Perumahan Bukit Sejahtera Kecamatan Ilir Barat 1 Kota Palembang, Kamis (20/2/2020).
Kediaman dokter Nur yang menghilang di Perumahan Bukit Sejahtera Kecamatan Ilir Barat 1 Kota Palembang, Kamis (20/2/2020). (SRIPOKU.COM / Anisa Rahmadani)
" Yang berikan dm ke semua sosial media itu saya sendiri karena malam itu saya baru pulang kerja jadi saya ditelpon langsung dari adik saya, sudah itu saya cepet cepet langsung ngedm semua sosmed yang mengabarkan adik saya hilang," ujarnya.
Namun saat itu Ayu mengaku belum menelpon ayahnya lantaran ingin sampai rumah terlebih dahulu agar bisa memberitahukannya secara tenang dan bisa ngobrol langsung dengan sang adik.
" Iya kemarin ayah saya ga tau karena saya belum ngabarin ayah saya, maksud saya biar pulang dulu ngomong dengan tenang dan bisa langsung nelpon dengan adik saya," tutupnya.
Ayah sang dokter, Fahmi menceritakan kronologi anaknya menghilang.
Menurut dia, awalnya sang anak hendak berangkat ke Lampung untuk liburan.
Mengetahui sang anak hendak pergi dirinya bersama sang istri turut mengantarkan ke stasiun kereta api Kertapati.
" Iya anak aku tu lah dari tanggal 6 ngomong nak liburan ke Lampung dia juga udah ngomong sama kawan kawannya,"
Akhirnya tanggal 11 berangkat naik kereta api pemberangkatan malam dan akan tiba pada pukul 06.30 pagi esok harinya.
Setibanya Nur di stasiun Lampung, Fahmi mendapat pesan dari sang anak bahwa Nur telah tiba di Lampung.
Namun ia mengatakan akan pulang hari Sabtu.
Tambahnya lagi Nur, juga menyatakan HP nya tidak bisa whatsApp dan nelpon karena hilang sinyal.
"Anak aku sms katanya dia udah sampe dan pulang hari Sabtu tapi dia bilang ga bisa beri kabar baik dari telpon atau whatsApp karena tidak ada sinyal," jelasnya.
Tidak ada firasat buruk apapun saat sang anak hendak pergi.
Karena menurutnya bukan kali pertama sang anak bepergian jauh.
"Anak aku tu sekolah di Lampung dulu jadi tidak ada firasat apapun belum lagi dia juga pernah dinas di Medan semua aman aman aja," tuturnya.
Mengetahui anaknya tidak bisa di hubungi dan hanya meninggalkan pesan
Maka pada hari Sabtu dirinya menunggu kepulangan anakny hingga malam hari.
" Aku tunggu anak aku hari sabtu itu seharian karena pasti dia pilih berangkat pagi kalau dari lampung," jelasnya.
Namun pada hari itu tak didapatkannya anaknya pulang, ia pun memutuskan untuk menunggu disana beberapa hari.
Tetapi sudah berhari hari disana tidak terlihat anaknya pulang, sampai akhirnya ia memutuskan untuk melapor ke pihak kepolisan Polda Sumsel.
" Aku tu sampe ditanyai security kereta api kenapa aku ga pulang pulang nunggu siapa," ucapnya.
Selain melapor ke Mapolda Sumsel dirinya pun sempat menanyakan ke temen anaknya apakah anaknya sudah bertemu dengan kawannya tersebut.
Namun jawaban seluruh temannya, belum bertemu dengan Nur sejak ia tiba di Lampung.
Kini tak ada yang bisa di harapkan selain anaknya cepat pulang dan ditemukan.
" Ga ada selain anak saya cepat di temukan mau media kepolisan saya berharap anak saya segera ditemukan," tutupnya.
Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Sang Kakak Ungkap Kondisi Dokter yang Dikabarkan Hilang, Belum Mau Pulang, Tak Ada Sinyal, https://palembang.tribunnews.com/2020/02/21/sang-kakak-ungkap-kondisi-dokter-yang-dikabarkan-hilang-belum-mau-pulang-tak-ada-sinyal?page=all.
Penulis: anisa rahmadani
Editor: Yandi Triansyah
Home » Unlabelled » Sang Kakak Ungkap Kondisi Dokter yang Dikabarkan Hilang, Belum Mau Pulang, Tak Ada Sinyal
Jumat, 21 Februari 2020
Sang Kakak Ungkap Kondisi Dokter yang Dikabarkan Hilang, Belum Mau Pulang, Tak Ada Sinyal
Tags :
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar