Senin, 17 Februari 2020

Bikin Haru, Kisah Bocah Autis Setiap Jumat Datangi Makam Sang Ayah, Sambil Tiduran Pegang Batu Nisan

Seorang bocah laki-laki yang menderita autisme terpotret tidur di samping kuburan sang ayah.

Dilansir dari World Of Buzz, bocah yang idab autis tersebut datang ke kuburan sang ayah setiap hari Jumat.

Bikin Haru, Kisah Bocah Autis Setiap Jumat Datangi Makam Sang Ayah, Sambil Tiduran Pegang Batu Nisan

Sontak foto sang bocah yang berada di samping kuburan sang ayah pun menjadi viral di sosial media.

Foto tersebut viral setelah seorang pengguna Facebook Malaysia Natipah Abu berbagi potret sang bocah.

Rupanya bocah laki-laki tersebut bernama Nazren Firdaus, yang pergi rutin ke kuburan sang ayah hanya sekedar untuk 'mengobrol'.

Nazren Firdaus atau akrab dipanggil Abang kehilangan ayah tercintanya .

Lalu sejak itu, ia tampak mengunjungi makam ayahnya setiap hari Jumat, tanpa absen.

Sesampai di sana, dia akan memegang batu nisan ayahnya seolah-olah dia memegang tangan ayahnya dan berbicara padanya.

Seperti dia berbicara kepada ayahnya ketika dia masih hidup.

Tidak hanya itu, tetapi dia juga berbaring di samping makam ayah seperti yang dia lakukan ketika ayahnya masih hidup

Natipah Abu juga menjelaskan dalam postingannya tentang betapa Abang sangat mencintai ayahnya dan keluarganya mengkhawatirkan masa depan Abang sejak kematian ayahnya.

Ketika sang ayah masih hidup, ternyata sering memandikan Abang, memberinya makan dan bermain dengannya dan membawa Abang berkeliling dengan sepeda motornya.

Netizens berkomentar tentang postingan memilukan dan menyampaikan cinta dan dukungan mereka untuk Abang.

”Kerinduan mereka yang tidak ada di sini sangat menyakitkan. Al-Fatihah untuk semua orang tua yang telah meninggalkan kami. ”

"Ya Allah, sedih melihat gambar ini. Semoga seluruh hidupnya mudah dan dia akan selalu bahagia dan sehat," tulis beberapa netizen.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)

Editor: Yandi Triansyah

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

0 komentar:

Posting Komentar