Minggu, 19 Januari 2020

Beredar Isi Chat WhatsApp (WA) Terakhir Nadia Sebelum Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Pilu Bikin Sesak

Beredar isi chat WhatsApp terakhir Nadia kepada temannya sebelum akhirnya dia melompat dari lantai 4 sekolahnya, pada Selasa (14/1/2020).
Beredar Isi Chat WhatsApp (WA) Terakhir Nadia Sebelum Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Pilu Bikin Sesak

Tak hanya chat WhatsApp, Nadia (14) juga sempat memposting kata-kata kerinduan kepada sang bunda yang diketahui sudah meninggal dunia.

Tindakan bunuh diri yang dilakukan siswa SMP di Jakarta Timur menghebohkan jagat maya.

Apalagi korban memilih mengakhiri hidupnya karena kuat dugaan akibat di bully.

Korban sempat mendapat perawatan di RS Polri Kramat Jati selama dua hari.

Namun nyawanya tak dapat diselamatkan dan meninggal pada Kamis 16 Januari 2020 pukul 16.15 WIB.

Kejadian Sebelum Bunuh Diri

Hingga kini kronologi bunuh diri Nadia masih simpang siur

Mulai banyak bermunculan kronologi baik itu versi teman, sekolah, maupun keluarga.

Dikutip dari Grid Id, kronologi korban bunuh diri beredar di WhatsApp.

Akun @Herykickbbul mendapat pesan berantai di WhatsApp dan membagikan kronologi SN bunuh diri, Sabtu (18/1/2020).

"Jadi selama ini si anak menjadi korban bully secara verbal. Kakak ke 2 dan ayahnya tidak tau..
Dia sering tidur di kelas krn hobby menggambar dan bikin cerita biasa dia lakukan malam hari.

Pada hari H dia memutuskan utk melompat, kondisi dia sedang sakit kepala dari pagi bangun tidur.

Pd saat jam kosong di skolah, dia bilang ke temen2nya klo mau tidur di UKS. Waktu dia bangun jam sekolah udh selesai dan dia ke kelas utk ambil tas. Ternyata tasnya disita guru krn dia ga ada di kelas.

Dia takut, telponlah ke kakak ke 1 (jam 14.30). Kakaknya suruh dia utk pulang aja, bsok pagi Ayah dan kakaknya yang ke sekolah utk minta tasnya.

Tenyata dia tetap di sekolah dan jam 3 dia kirim pesan ke temen-temennya:
Kalian semua kan tdk suka sama aku, sampai tdk mau beritahu guru kalo aku sakit tidur di UKS. Tenang aja, nanti jam 15.30 aku sudah ga ada kok utk selamanya," tulisnya.

Sementara akun Twitter @digeeembok, Sabtu (18/1/2020) mengatakan SN adalah anak bungsu dari 3 bersaudara.

"Nadila anak bungsu dari 3 saudara. Kakaknya Nadila wanita semua. Orang tuanya bercerai saat Nadila berumur 3 tahun. #RIPnadila," tulisnya.

Korban tinggal bersama sang ayah, kakak serta neneknya lantaran kedua orang tua sudah bercerai.

Namun, ibu kandung siswi tersebut baru saja meninggal dunia pada 8 Maret 2019 lalu.

"Nadila tinggal bersama kakak, ayah dan neneknya. Sementara Ibunya tinggal di Malaysia dengan keluarga barunya. Ada 2 orang tempat Nadila bercerita, Kakak yg tertua dan Ibunya."

"Nadila kehilangan ibu kandungnya yg wafat bulan Maret 2019. Nadila kehilangan tempat bercerita. Nadila anak yg ceria dan jago gambar anime."

Akun @digeeembok juga menuliskan kronoligi SN tewas, sama seperti dengan akun @Herykickbbul.


Twitter/@digeembok

Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga hingga berita ini diturunkan.

Sementara, Wakil Sarpas dan Humas SMPN tempat SN bersekolah, Misnetty mengatakan muridnya melompat saat kegiatan belajar di sekolah sedang berlangsung.

Sekira pukul 15.30 WIB atau selepas menunaikan Salat Asar lalu masuk ke ruangannya, dia mendengar suara gaduh dari bagian halaman sekolah.

"Tidak berapa lama ada suara, suara jatuh, kemudian saya mendengar ada teriakan-teriakan," kata Misnetty di Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (17/1/2020) dikutip dari Tribun Jakarta.

Histerisnya teriakan murid dan guru membuat dia bergegas meninggalkan ruangannya guna memastikan penyebab kegaduhan.

Di tengah kerumunan murid, Misnetty mendapati tubuh SN terkapar di halaman sekolah dalam keadaan luka parah.

"Saya tidak melihat langsung (saat lompat), tapi saya melihat ada siswa yang terjatuh, karena suasananya sudah ramai dan saat itu ada kegiatan ekskul," ujarnya.

Isi chat Whatsapp terakhir Nadia

Ini adalah percakapan Nadia dengan temannya yang disebut ketua kelas.

chat itu kini beredar di sosial media.

Nadia : tapi ginilah ending guw, gw lagi nyari tempat buat gaada yang nolongin. ada eskul silat ama pramuka

Teman : ohh

Nadia :  parah anjr wkwk. mana ****** pedulian wkwk

Teman lah

Nadia : gw beneran bakal loncat. tapi gw takut hp gw kenapa napa

Teman  jangan

Nadia : jangan gimana wkwk

Teman  jangan loncat

Nadia : gw kalo ga loncat dimarahin
pulang2 digebukin lagi

Teman  dan kalu lu mati?

Nadia : yaudah, the end

Teman jangaaannnnn

Nadia :  ??. Yodah

Teman jangan. nanti OB repot

Nadia : gw jam 3.30 uda gaada. dateng y kalau gw beneran mati wkwk

Teman gw jemput mau?

Nadia : lu emang dimana

Teman dirumah

Nadia :  dih. dahla. gw dah siap mental ini

Teman serius

Nadia : gw juga serius

Nadia lalu mengirimkan foto dimana menjelaskan posisinya saat itu. Dari foto itu tampak kondisi lapangan olahraga sekolahnya dan di foto dari lantai atas.

Isi chat Whatsapp terakhir Nadia
Isi chat Whatsapp terakhir Nadia ((@mak_inpoh))
Nadia juga pernah menuliskan tentang keinginannya untuk bertemu dengan sang bunda, melalui akun Instagramnya.

Bunda aku rindu. bunda aku pengen peluk bunda. bunda masih inget nadia kan? bunda gimana kabarnya? bunda aku pengen cerita sekolah lagi, bunda kita pergi tsm yuk, bunda aku bentar lagi ujian kelas 9 doain aku ya, bunda aku masih suka nangis, bunda nonton despicaple me lagi yuk, bunda masih suka chacha? bunda nadiem lulus sd kemarin, bunda mba bunga juga udah kuliah, bunda aku punya banyak teman sekarang di kelas 9, bunda nanti aku pengen masuk sma 105- SMA bunda loh, bunda mba Nanda kadang nyebelin aku kesal sama dia, bunda aku pengen dipeluk bunda, bunda kita pelihara kucing loh, bunda kapan pulang? bunda aku pengen ketemu sama bunda.

Ini adalah postingan terakhir di Instagram Nadia yang berisikan kerinduan kepada sosok bundanya.

postingan terakhir di Instagram Nadia yang berisikan kerinduan kepada sosok bundanya.
postingan terakhir di Instagram Nadia yang berisikan kerinduan kepada sosok bundanya. ((@mak_inpoh))
Korban Bully?

Ilustrasi Bullying
Ilustrasi Bullying (Istimewa)
Beredar kabar dugaan penyebab SN nekat lompat dari lantai 4 sekolahnya gegara sering dibully.

Terlihat dari salah satu gambar yang dibuat Nadia.

Gambar seolah menjelaskan jika dirinya kerap di bully.

Nadia membuat gambar yang menjelaskan jika dirinya diduga jadi korban bully.
Nadia membuat gambar yang menjelaskan jika dirinya diduga jadi korban bully. ((@mak_inpoh))
Namun, kepala SMPN 147 Jakarta tempat SN bersekolah, Narsun membantah kabar tersebut.

Dia menegaskan tidak ada aksi bully di sekolah yang dipimpinnya.

"Terkait bullying, bukan bullying, tidak ada bullying di sekolah, kalau kita fokus memberi materi di pendidikan pada siswa jadi tidak ada aksi bullying," kata Narsun di lokasi, Jumat (17/1/2020).

Dia menambahkan, pihaknya tidak mengetahui motif korban mencoba bunuh diri.

Pihak sekolah juga mengenal korban sebagai siswi yang baik dan tidak pernah melakukan pelanggaran yang berat.

"Kita tidak tahu motif dan pas kejadiannya, anaknya biasa-biasa saja seperti siswi pada umumnya," ujar Narsun.

Adapun, informasi mengenai adanya aksi bully yang melatarbelakangi kejadian bunuh diri ini ramai dibicarakan di media sosial.

Saat ini pihak sekolah telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Motif Bunuh Diri

Polisi masih menyelidiki penyebab siswi SMPN 147 Jakarta berinisial SN nekat melompat dari lantai 4 gedung sekolahnya hingga menyebabkan meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP di SMPN 147 Jakarta pada Jumat (17/1/2020) siang tadi.

Dari hasil sementara olah TKP, polisi belum bisa mengetahui motif korban bunuh diri.

"Untuk motifnya kami masih melakukan pendalaman lagi, kita masih melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak yang punya kaitan punya hubungan, baik pertemanan dan hubungan keluarga dengan korban," kata Hery di SMPN 147 Jakarta, Jumat.

Kendati demikian, polisi memastikan bahwa korban memang berniat bunuh diri dengan melompat dari lantai 4 gedung sekolahnya.

Hal itu berdasarkan temuan bangku yang digunakan korban untuk naik ke atas tembok lantai 4.

"Di situ kita melihat memang ada bangku yang digunakan korban untuk naik ke atas tembok. Nah ini dari hasil penyelidikan kita, bisa kita pastikan bahwa korban ini sudah ada niat untuk melakukan bunuh diri seperti itu," ujar Hery.

Selain olah TKP, polisi juga telah memeriksa sejumlah pihak, dari keluarga, sekolah, dan teman korban.

"Memang dari tadi malam sudah kami lakukan pemeriksaan saksi dari pihak keluarga, pihak sekolah, dan teman-teman dari korban. Nah ini dari hasil pemeriksaan ini peristiwa ini akan terang benderang, apa yang menjadi motifnya segala macam, kami akan upayakan dari temuan. Jadi masih dalam pendalaman, selanjutnya akan kita sampaikan lagi," ujar Hery.

Sebelumnya diberitakan, SN mencoba bunuh diri dengan melompat dari lantai 4 gedung sekolahnya, SMPN 147 Jakarta pada Selasa (14/1/2020) sore.

SN pun dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk jalani perawatan.

Dua hari dirawat, SN meninggal dunia pada Kamis (16/1/2020) sekitar pukul 16.15 WIB sore.

Rencananya jenazah akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur, siang ini.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Anda tidak sendiri. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Berikut daftar layanan konseling yang bisa Anda kontak maupun untuk mendapatkan informasi seputar pencegahan bunuh diri:

Gerakan "Into The Light"

Facebook: IntoTheLightID

Twitter: @IntoTheLightID

Email: intothelight.email@gmail.com

Web: intothelightid.wordpress.com

Save Yourself

Facebook: Save Yourselves

Instagram: @saveyourselves.id

Line: @vol7047h

Web: saveyourselves.org

(Tribun Timur/ Grid Id/TribunJakarta.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Beredar Isi Chat WhatsApp (WA) Terakhir Nadia Sebelum Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Pilu Bikin Sesak, https://makassar.tribunnews.com/2020/01/19/beredar-isi-chat-whatsapp-wa-terakhir-nadia-sebelum-lompat-dari-lantai-4-sekolah-pilu-bikin-sesak?page=all.

Editor: Waode Nurmin

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

0 komentar:

Posting Komentar